Berita

Pertemuan Ilmiah Respirology (PIR) 2025: “Breathing Beyond Boundaries: Innovations and Collaboration for Respiratory Health”

Bumi Surabaya,  4-5 Oktober 2025 –Kesehatan saluran napas dan paru merupakan salah satu elemen krusial dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Dalam beberapa tahun terakhir, tantangan kesehatan respirasi semakin kompleks, mulai dari meningkatnya prevalensi penyakit paru kronis, ancaman infeksi baru maupun lama seperti COVID-19 dan tuberkulosis, hingga dampak buruk polusi udara dan perubahan iklim. Berbagai ancaman ini membutuhkan pendekatan yang holistik dan inovatif, yang tidak hanya berfokus pada pengobatan tetapi juga pencegahan dan pemberdayaan masyarakat.

                PDPI (Perhimpunan Dokter Paru Indonesia) Cabang Jawa Timur berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari solusi atas tantangan tersebut. Dalam era teknologi dan kolaborasi lintas disiplin, peluang untuk mempercepat perkembangan diagnostik, terapi, dan penelitian di bidang respirologi semakin terbuka lebar.  Sebagai tenaga kesehatan, kita memiliki tanggung jawab untuk mengintegrasikan ilmu pengetahuan terbaru dan pendekatan yang berbasis bukti untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih personal dan efektif bagi pasien.

Perwakilan PDPI Cabang Jawa Timur Dr. Isnin Anang M, dr., Sp.P(K)

                  Melalui Pertemuan Ilmiah Respirologi (PIR) Jawa Timur 2025 dengan tema “Breathing Beyond Boundaries: Innovations and Collaboration for Respiratory Health”, PDPI Jatim menghadirkan berbagai simposium untuk mendukung pengembangan kompetensi para tenaga Kesehatan. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini resmi digelar dengan semangat kolaboratif para ahli dalam menghadapi tantangan global terkait penyakit paru dan inovasi untuk meningkatkan kualitas kesehatan pernapasan di Indonesia. Acara diawali dengan kata sambutan dari ketua panitia PIR 2025, Faradila Nur Aini, dr., Sp.P yang menegaskan bahwa Ilmu Respirologi terus berkembang pesat saat hingga ini, mengatasi tantangan-tantangan ini membutuhkan inovasi, kolaborasi lintas disiplin, dan kerja sama global. Beliau mengajak untuk bergabunglah bersama menjelajahi batas-batas baru Ilmu Respirologi dengan ikut berpartisipiasi dalam Pertemuan Ilmiah Respirologi (PIR) Jawa Timur 2025.

                  Acara dibuka secara resmi oleh Perwakilan PDPI cabang Jawa Timur Dr. Isnin Anang M, dr., Sp.P(K), yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara klinisi, peneliti, dan pembuat kebijakan. “Kemajuan dalam bidang respirologi tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh kerja sama lintas disiplin dan komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup pasien,” ujarnya.

        Kerjasama dengan Sponsor dan UMKM

             Rangkaian kegiatan meliputi morning symposium, day symposium, pre lunch symposium, lunch symposium, after lunch symposium dan afternoon symposium yang diisi dengan berbagai materi yang disampaikam oleh para Ahli di bidang Respirologi yang luar biasa. Para peserta adalah dokter spesialis paru dan dokter umum yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, menjadikan acara ini sebagai ajang pertukaran ilmu yang berskala Nasional.Peserta mendapatkan kesempatan untuk langsung berdiskusi dengan para Ahli dan selain itu, pada akhir acara akan ada doorprize       untuk 2 orang yang beruntung. Kegiatan ini juga turut melibatkan partisipasi sponsor dan UMKM.

            Dengan terselenggaranya Pertemuan Ilmiah Respirology 2025, diharapkan lahir berbagai kolaborasi baru dan rekomendasi ilmiah yang dapat mendukung peningkatan pelayanan kesehatan paru di Indonesia.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *